Pancaran Hidup
Di pagi hari,
Aku berangkat bekerja,
Tampak olehku seorang lelaki,
Mengorek-ngorek tong mencari nasi,
Sepintas hatiku sedih,
Terasa miskin badan sendiri,
Di tengah kekayaan negeri raya,
Awak menjadi peminta-minta,
Lalu mataku menoleh ke badannya,
Tampak tegap-teguh semata,
Tidak cacat membuat celaka,
Hatiku marah,
Orang begini tak perlu dikasihani,
Di dunia Allah penuh rezeki,
Ia tinggal bermalas diri,
1. Tema: menggambarkan seorang pengemis yang mencari makan di pagi hari
2. Makna: perasaan iba kepada pengemis tersebut berubah jadi marah karena ia tak cacat sedikitpun
3. Amanat:
a. Kita patut bersyukur kepada Allah karena masih diberi kenikmatan hidup, seperti makan, dan punya tempat tinggal.
b. Masih banyak rezeki yang diturunkan oleh Allah, sebelum kita cacat di bagian tubuh janganlah jadi pengemis, karena orang yang meminta-minta tak d sukai oleh Allah.
*sem0ga p0sting dri q bsa brguna ^_^*
Anti kpop2 club
BalasHapus